My Blog Muhammad Khiabani Fakhri

Just another iMe (iLearning Media) site

By

Implementasi Project

Hallo…

Cermi kali ini saya buat mengenai implementasi project skripsi yang saya buat dengan judul “PENGUKUR TINGGI BADAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328 DUAL MODE PADA SDIT AL-ISTIQOMAH”. Alat pengukur digital yang saya buat ini sudah berjalan cukup optimal meskipun masih ada beberapa kekurangan yang sudah saya tuangkan kedalam saran pada laporan Skripsi saya, dan tentunya hal tersebut menjadikan alat ini masih memerlukan perkembangan yang lebih baik lagi agar penggunaannya lebih optimal dan dapat diimplementasikan dengan baik oleh stakeholder.

Saya melakukan perancangan sistem, pembuatan program dan alat, perbaikan, testing, implementasi sampai dokumentasi tercatat kurang lebih 4 (empat) bulan pengerjaan yang dapat dilihat pada Schedule Implementasi Program. Semuanya berjalan dengan baik sampai pada akhirnya saya mempresentasikan alat yang saya buat ini pada saat sidang skripsi kemarin ( Senin, 21 September 2015 ) di GMT dengan 3 (tiga) penguji yaitu :

  1. Untung Rahardja (Ketua Penguji)
  2. Hani Dewi Ariessanti (Penguji I)
  3. Ferry Sudarto (Penguji II)

Masing-masing penguji memberikan catatan untuk revisi pada sidang skripsi saya diantaranya yaitu :

Pak ur 2 Point :

  1. Buktikan implementasi melalui cermi.
  2. Harus sosialisasi yg lebih luar. Buat cermi untuk pembuktiannya.

Bu Hani 3 Point :

  1. Kesimpulan harus dibedakan dengan saran. Dan kesimpulan harus menjawab rumusan masalah yg ada.
  2. Pastikan sudah aktivasi di linkedin dan masuk dlm web alumni.
  3. Perapihan penulisan dan pemilihan kata.

Pak ferry 1 Point:

  1. Perhatikan catatan revisi ketua penguji dan penguji 1

Pertama untuk menjawab revisi dari Pak UR saya sudah membuat cerminya dengan membuktikan bahwa alat yang saya buat sudah diimplementasikan. Untuk implementasinya sudah saya dokumentasikan berupa foto dan juga video dibawah ini.

Saya melakukan testing sistem di SDIT Al-Istiqomah di 2 (dua) kelas berbeda mulai dari pagi sampai sore. Masing-masing kelas jumlah muridnya 25 (dua puluh lima) siswa/i dan total sebanyak 50 siswa/i. Berikut adalah data pengukuran dari ke-25 siswa/i tersebut setelah diukur menggunakan alat pengukur tinggi badan digital. Data dikelas yang lain tidak tercatat.

Dokumentasi untuk pengukuran tinggi badan digital saya lakukan pada siswa/i berjumlah  8 (delapan) dari 25 siswa/i yang diukur untuk dokumentasi pada Pengujian Alat Ukur Tinggi Badan yang selengkapnya dapat dilihat di Widuri.

Untuk sampling dibawah ini saya hanya menampilkan 3 (tiga) foto siswa/i yang sedang diukur menggunakan alat pengukur tinggi badan digital.

    

1 (satu) foto perbandingan pengukuran

dan 1 (satu) video pada saat melakukan pengukuran di kelas SDIT Al-Istiqomah

Di Video yang sudah saya share ke Youtube sudah disaksikan oleh 81 Viewers dan 31 Likes yang *sewaktu-waktu dapat bertambah.

Untuk sosialisasi saya juga memanfaatkan media sosial facebook untuk memperkenalkan alat yang saya buat ini agar dapat diketahui secara luas dan bermanfaat untuk orang banyak dan secara tidak langsung penonton yang menonton sidang saya kemarin kurang lebih sebanyak 80 orang yang melihat dan menyaksikan cara kerja alat pengukur digital ini. Saya juga sempat melakukan final presentasi di kelas Pak Agus yaitu pembimbing I saya yang disaksikan oleh 50 mahasiswa/i dan final presentasi bersama Pak Ferry disaksikan oleh 20 orang.

Dan jika dijumlahkan orang yang sudah melihat alat saya sebanyak 300 orang termasuk ke-3 penguji, 1 Guru SDIT Al-Istiqomah dan Pak Agus. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel rincian viewer alat seperti berikut berikut :

No.ViewersJumlah
1Siswa/i SDIT Al-Istiqomah (2 Kelas)50
2Guru SDIT Al-Istiqomah1
3Mahasiswa/i Kelas Pak Agus (LV203)50
4Mahasiswa/i dan Alumni saat final presentasi Pak Ferry (LV108)20
5Viewers Youtube90
6Likes Facebook6
7Penguji Sidang
3
8Penonton Sidang80
Total300

*untuk data viewers Youtube dan Likes Facebook sewaktu-waktu dapat berubah.

Penggunaan alat pengukur digital ini tentunya memiliki manfaat dalam hal kegunaan dan , yaitu :Sebelumnya sudah banyak orang yang membuat alat serupa namun berbeda output, penggunaan mikrokontroler dan juga interfacenya yang sudah saya rangkum dalam literature review.

  1. Mempermudah kegiatan dalam mengukur tinggi badan dengan jumlah objek yang cukup banyak tanpa harus melihat dan mengira-ngira hasil pengukuran, akurat dalam mendapatkan hasil, efektif dalam penggunaan dan efisien dari segi waktu
  2. Dapat memperkenalkan teknologi baru kepada masyarakat luas dengan cara sharing dan sosialisasi alat.
  3. Memberikan inspirasi kepada para mahasiswa dan masyarakat agar dapat mengembangkan ide dalam melakukan suatu inovasi.

Kedua untuk menjawab Revisi Bu Hani Dewi

Saya sudah merevisi kesimpulan, penulisan, dan sudah aktivasi linkedin untuk web alumni raharja.

 

 

 

Dan terakhir revisi dari Pak Ferry tentunya sudah saya lakukan karena catatan beliau yaitu memperhatikan catatan dari ketua penguji dan penguji I.

Terima Kasih banyak kepada 3 (tiga) penguji, Pembimbing I dan II, teman-teman yang telah mendukung saya dengan bersedia hadir untuk menonton dan menyaksikan secara langsung sidang skripsi saya.

…THANK YOU…

By

My SKUP

Pekenalkan nama saya Muhammad Khiabani Fakhri atau biasa dipanggil Fakhri. Saya mahasiswa tingkat akhir jurusan Sistem Komputer konsentrasi CCIT. Selama skripsi saya dibimbing oleh dua dosen pembimbing yaitu :

1. Ignatius Agus Supriyono, S.Kom.,MM

2. Ferry Sudarto, S.Kom., M.Pd

Teman-teman satu grup bimbingan yang diberi nama The Pillars yaitu :

  1. Edy Bill Stephen
  2. Muhammad Fazri
  3. Ray Indra Taufik Wijaya

Dan ini adalah SKUP pribadi yang saya buat dengan berisikan hal-hal yang berkaitan dengan tugas saya sebagai Mahasiswa di Perguruan Tinggi Raharja.

Diantaranya yaitu :

  1. Laporan Skripsi
  2. Lampiran Skripsi
  3. SKUP TriDharma KL801
  4. SKUP TriDharma KL301
  5. SKUP Grup Skripsi TA101
  6. Hibah
  7. Jurnal
  8. Cermi TriDharma TM1
  9. Cermi Meet Up With Pak UR
  10. Cermi TriDharma TM2
  11. Dokumentasi Raharja Career

Untuk mengetahui kelengkapan data diri saya dapat dilihat di linkedin yang juga sudah terintegrasi dengan web alumni raharja.

                  

 

By

Pengukur Tinggi Badan Menggunakan Sensor Ultrasonik Berbasis Mikrokontroler ATmega328 Dual Mode Pada SDIT Al-Istiqomah

  • Curriculum Vitae (CV) Peserta Raharja Carrier

  • Katalog Produk

  • Kartu Nama

  • Banner

  • Deskripsi mengenai TA/Skripsi yang sedang dijalan yang berisikan judulnya serta link TA/Skripsi yang ada di Widuri

Project yang saya ambil ini merupakan project pengembangan yang pernah saya ambil pada saat masih Kuliah Kerja Praktek (KKP) dengan judul yang sudah mengalami perubahan yaitu Pengukur Tinggi Badan Menggunakan Sensor Ultrasonik Berbasis Mikrokontroler ATmega328 Dual Mode Pada SDIT Al-Istiqomah. Awalnya sistem pengkuran tersebut masih dilakukan secara manual yang mengakibatkan hasil pengukuran tidak akurat dan penggunaanya pun tidak efektif dan efisien. Maka dari itu dibuatlah alat pengukuran tinggi badan yang bekerja secara digital/otomatis.

Sistem Pengukur Tinggi Badan dapat melakukan proses pengukuran, membaca hasil pengukuran, sekaligus memberitahukan hasil pengukuran tersebut secara dual mode dimana output yang dihasilkan yaitu berupa suara dan alat pengukuran ini dirancang menggunakan android sebagai interface dengan berbasis mikrokontroler ATmega328 yang telah dikonfigurasi untuk mempengaruhi kinerja sistem sensor ultrasonik agar dapat mendeteksi tinggi badan seseorang.

Seseorang yang sedang diukur tinggi badannya dapat mengetahui secara langsung hasil pengukurannya. Pembacaan hasil yang didapat lebih akurat dan presisi jika dibanding dengan hasil pembacaan manusia.

Berikut adalah gambar perbandingan pada saat melakukan pengukuran manual dan pengukuran digital pada SDIT Al-Istiqomah.